Jumat, 25 September 2020

 BAGAIMANA BEKAM MENYEMBUHKAN PENYAKIT


Pada dasarnya bekam mempunyai 3 prinsip utama dalam menyembuhkan, yaitu:


1. Detoksifikasi.

2. Merangsang Zat Antibodi.

3. Merangsang Hormon Regenerasi Sel.


1. Detoksifikasi.


Bekam dapat mengeluarkan racun-racun dari tubuh karena pada dasarnya berbekam adalah proses membuang darah bercampur toksin yang berada dibelakang kulit.


Toksin ini berasal dari makanan yang tidak sehat, minuman yang tidak alami dan juga pencemaran udara yang masuk kedalam tubuh.

pada ahirnya toksin terkumpul dalam tubuh sedikit demi sedikit dan toksin ini tidak bisa dibuang oleh tubuh melalui urin maupun feces karena toksin tidak dapat larut didalam air.

Zat-zat toksin ini kemudian menjadi radikal bebas yang ikut berpindah-pindah bersama darah sampai mereka ahirnya ditumpuk di jaringan dibawah lapisan kulit.


Keberadaan toksin jelas mengganggu kinerja organ-organ tubuh, bahkan toksin jenis tertentu bersifat karsinogenik yaitu merangsang timbulnya sel kanker, misalnya saja dioksin, timbal atau formalin yang biasanya masuk melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi.


Dengan berbekam, maka toksin yang tertumpuk tersebut akan ikut tersedot bersama darah yang sudah rusak. Buktinya adalah darah yang keluar akan terlihat lebih kusam dan gelap serta mudah sekali menggumpal.


Dengan keluarnya toksin bersama darah bekam dari dalam tubuh maka tubuh dapat berfungsi secara normal dan proses penyembuhan pun akan terjadi.


2. Merangsang Zat Antibodi.


Ketika proses pembekaman dilakukan maka jaringan kulit yang dibekam mengalami perusakan. Perusakan ini akan direspon oleh tubuh dengan memproduksi sel T (zat antibodi tubuh), yang gunanya adalah untuk mencegah adanya infeksi di lokasi pembekaman (perusakan jaringan kulit yang di bekam) yang terhubung dengan organ-organ tertentu.


Ternyata sel T (zat antibodi tubuh) tersebut tidak hanya dikirimkan ke lokasi pembekaman saja namun juga ke lokasi organ-organ yang terhubung dengan titik-titik pembekaman tersebut. Sehingga di organ-organ yang terhubung dengan titik-titik bekam tersebut terjadilah pembasmian penyakit-penyakit yang selama ini menyerang organ-organ yang dimaksud yang pada ahirnya organ-organ tersebut dapat berfungsi secara normal kembali secara bertahap-tahap hingga sembuh 100 %.


3. Merangsang Hormon Regenerasi Sel.


Pada proses terapi bekam, jaringan kulit yang dibekam pastilah akan mengalami perusakan sel-sel dan jaringan. Perusakan ini akan direspon oleh tubuh dengan memproduksi hormon regenerasi sel untuk memperbaiki kerusakan jaringan-jaringan dan sel-sel tubuh di lokasi pembekaman.


Hormon Regenerasi Sel tersebut ternyata tidak hanya dikirimkan ke lokasi tubuh yang dibekam saja, namun juga ke lokasi organ-organ yang terhubung dengan titik-titik bekam tersebut, sehingga terjadilah perbaikan (regenerasi sel) pada jaringan-jaringan dan sel-sel tubuh yang rusak di organ (berpenyakit) yang dimaksud.


Dengan demikian secara bertahap organ pun akan pulih dari pada penyakit yang diderita dan akan dapat berfungsi kembali secara normal.


Proses inilah yang disebut dengan proses penyembuhan.


Manfaat Bekam untuk Kesehatan.


Ilmu kedokteran warisan Nabi ini ternyata di dunia medis barat sudah lebih populer bila dibandingkan di masyarakat muslim sendiri.


Buku ”The Connective Tissue as The Physi-Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method” ditulis H Kohler D (1990), menjelaskan, betapa jaringan-jaringan penghubung di dalam tubuh manusia merupakan media fisik untuk menghantarkan suatu energi. Apabila ada ganguan dalam jaringan tersebut, maka metabolisme tubuh menjadi tidak seimbang dan tubuh akan merasa tidak nyaman alias sakit dan bekam merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.


Sebelum itu pada tahun 1985, Thomas W. Anderson telahpun sebuah menulis buku yang berjudul “1OO Diseases Treated by Cupping Method. ” Ia menegaskan bahwa bekam dapat nyembuhkan 100 penyakit. 


Hal ini sejalan dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Thabrani bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : 

"Hendaklah kamu semua melakukan pengobatan dengan bekam di Qomahduah (satu titik di bagian belakang kepala) karena sesungguhnya hal itu merupakan obat bagi 72 jenis penyakit.” (HR At-Thabrani).  Bekam Singosari, Bekam Tumapel, Bekam Kota Malang


#terapibekamsingosari, #terapibekampagentan, #terapibekamlosari

Layanan Bekam : wa.me\+6281364558626




Minggu, 23 Agustus 2020

0813-6455-8626, Bekam Menyembuhkan

 Layanan Jasa Bekam Malang

wa.me/+6281364558626


Penjelasan ilmiah :


BAGAIMANA BEKAM MENYEMBUHKAN PENYAKIT


Pada dasarnya bekam mempunyai 3 prinsip utama dalam menyembuhkan, yaitu:


1. Detoksifikasi.

2. Merangsang Zat Antibodi.

3. Merangsang Hormon Regenerasi Sel.


1. Detoksifikasi.


Bekam dapat mengeluarkan racun-racun dari tubuh karena pada dasarnya berbekam adalah proses membuang darah bercampur toksin yang berada dibelakang kulit.


Toksin ini berasal dari makanan yang tidak sehat, minuman yang tidak alami dan juga pencemaran udara yang masuk kedalam tubuh.

pada ahirnya toksin terkumpul dalam tubuh sedikit demi sedikit dan toksin ini tidak bisa dibuang oleh tubuh melalui urin maupun feces karena toksin tidak dapat larut didalam air.

Zat-zat toksin ini kemudian menjadi radikal bebas yang ikut berpindah-pindah bersama darah sampai mereka ahirnya ditumpuk di jaringan dibawah lapisan kulit.


Keberadaan toksin jelas mengganggu kinerja organ-organ tubuh, bahkan toksin jenis tertentu bersifat karsinogenik yaitu merangsang timbulnya sel kanker, misalnya saja dioksin, timbal atau formalin yang biasanya masuk melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi.


Dengan berbekam, maka toksin yang tertumpuk tersebut akan ikut tersedot bersama darah yang sudah rusak. Buktinya adalah darah yang keluar akan terlihat lebih kusam dan gelap serta mudah sekali menggumpal.


Dengan keluarnya toksin bersama darah bekam dari dalam tubuh maka tubuh dapat berfungsi secara normal dan proses penyembuhan pun akan terjadi.


2. Merangsang Zat Antibodi.


Ketika proses pembekaman dilakukan maka jaringan kulit yang dibekam mengalami perusakan. Perusakan ini akan direspon oleh tubuh dengan memproduksi sel T (zat antibodi tubuh), yang gunanya adalah untuk mencegah adanya infeksi di lokasi pembekaman (perusakan jaringan kulit yang di bekam) yang terhubung dengan organ-organ tertentu.


Ternyata sel T (zat antibodi tubuh) tersebut tidak hanya dikirimkan ke lokasi pembekaman saja namun juga ke lokasi organ-organ yang terhubung dengan titik-titik pembekaman tersebut. Sehingga di organ-organ yang terhubung dengan titik-titik bekam tersebut terjadilah pembasmian penyakit-penyakit yang selama ini menyerang organ-organ yang dimaksud yang pada ahirnya organ-organ tersebut dapat berfungsi secara normal kembali secara bertahap-tahap hingga sembuh 100 %.


3. Merangsang Hormon Regenerasi Sel.


Pada proses terapi bekam, jaringan kulit yang dibekam pastilah akan mengalami perusakan sel-sel dan jaringan. Perusakan ini akan direspon oleh tubuh dengan memproduksi hormon regenerasi sel untuk memperbaiki kerusakan jaringan-jaringan dan sel-sel tubuh di lokasi pembekaman.


Hormon Regenerasi Sel tersebut ternyata tidak hanya dikirimkan ke lokasi tubuh yang dibekam saja, namun juga ke lokasi organ-organ yang terhubung dengan titik-titik bekam tersebut, sehingga terjadilah perbaikan (regenerasi sel) pada jaringan-jaringan dan sel-sel tubuh yang rusak di organ (berpenyakit) yang dimaksud.


Dengan demikian secara bertahap organ pun akan pulih dari pada penyakit yang diderita dan akan dapat berfungsi kembali secara normal.


Proses inilah yang disebut dengan proses penyembuhan.


Manfaat Bekam untuk Kesehatan.


Ilmu kedokteran warisan Nabi ini ternyata di dunia medis barat sudah lebih populer bila dibandingkan di masyarakat muslim sendiri.


Buku ”The Connective Tissue as The Physi-Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method” ditulis H Kohler D (1990), menjelaskan, betapa jaringan-jaringan penghubung di dalam tubuh manusia merupakan media fisik untuk menghantarkan suatu energi. Apabila ada ganguan dalam jaringan tersebut, maka metabolisme tubuh menjadi tidak seimbang dan tubuh akan merasa tidak nyaman alias sakit dan bekam merupakan salah satu cara untuk mengatasinya.


Sebelum itu pada tahun 1985, Thomas W. Anderson telahpun sebuah menulis buku yang berjudul “1OO Diseases Treated by Cupping Method. ” Ia menegaskan bahwa bekam dapat nyembuhkan 100 penyakit. 


Hal ini sejalan dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Thabrani bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : 

"Hendaklah kamu semua melakukan pengobatan dengan bekam di Qomahduah (satu titik di bagian belakang kepala) karena sesungguhnya hal itu merupakan obat bagi 72 jenis penyakit.” (HR At-Thabrani).

Jumat, 08 Januari 2016

Pertanyaan Tentang Bekam Yang Sering Ditanyakan



1. Apa Itu Bekam ?
Bekam adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah kotor / toksin yang merupakan sumber penyakit langsung dari dalam tubuh melalui permukaan kulit dengan menggunakan alat bekam. 

Rabu, 16 Desember 2015

TERAPI BEKAM & HERBA









Kami melayani terapi Bekam dan Herba
Jika anda sibuk kami siap datang ke rumah anda

0813 6455 8626

KANDUNGAN DAN MANFAAT BIOTERRA SARI BUAH



Lactobacillus sp.
Lactobacillus sp. berkhasiat meredakan rasa nyeri, mencegah dan melawan kanker, mencegah dan melawan tumor, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki sistem pencernaan, mengembalikan keseimbangan fisiologis, menjadi alternatif untuk diet sehat karena kandungan gizinya tinggi sedangkan kandungan lemaknya rendah, menurunkan risiko infeksi candida, serta mencegah osteoporosis. 
Bifidobacterium berkhasiat mencegah perkembangbiakan bakteri jahat dan organisme patogen,  menghasilkan vitamin, memperbaiki fungsi liver, mempermudah penyerapan nutrisi dan gizi, membersihkan usus, darah, dan hati dari toksin berbahaya, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sabtu, 12 Desember 2015

Beda Bekam dan Donor Darah

Apa ada yang tahu beda Bekam dan Donor Darah ? Subhanallah, luar biasa keduanya memiliki kelebihan dan saling melengkapi. Setidaknya ini beberapa perbedaannya. Alhamdulillah selama ini sudah merasakan keduanya. 

Ini berikut beberapa perbedaan Bekam dan Donor Darah, saya ambil dari beberapa sumber, selain sebagai pengetahuan saya sendiri juga sering adanya beberapa pertanyaan dari teman-teman. 


Jumat, 11 Desember 2015

Jenis-jenis Bekam

Ada 4 jenis Bekam :

1. Jenis Basah (Wet Cupping) atau bekam darah
Di sini permukaan kulit disedot terlebih dahulu, lalu ditusuk menggunakan lancet (jarum) kemudian sekitarnya disedot kembali untuk mengeluarkan sisa-sisa toksid dari badan. Setiap sedotan dibiarkan selama 2-3 menit kemudian dibuang kotorannya. Maksimal sedotan tidak lebih dari 7 kali. Darah yang mengandung toksid kelihatan hitam pekat seperti Jeli serta berbuih.
Jarak waktu untuk mengulangi bekam ditempat yang sama adalah 2-3 minggu. Bekas luka Insya Allah akan hilang dalam 3-4 hari jika diurut dengan minyak bubut atau minyak But but. Dan bekasnya tidak terkena air selama 3-4 jam sesudah bekam.